Penanganan Longsor Tutup Jalan pada 3 Titik di Wagir Sempat Dihentikan Lantaran Terkendala Cuaca
Reporter
Ashaq Lupito
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
08 - Apr - 2026, 07:23
JATIMTIMES - Bencana longsor terjadi pada sejumlah titik di Dusun Sengon, Desa Dalisodo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Jawa Timur pada Selasa (7/4/2026). Hingga hari ini, Rabu (8/4/2026), penanganan dampak longsor yang turut menutup akses jalan di Desa Dalisodo tersebut masih terus berlanjut.
Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang Sadono Irawan menuturkan, longsor yang terjadi pada Selasa (7/4/2026) sore tersebut baru dilaporkan pada pukul 19.15 WIB. Tim BPBD yang menerima laporan, sesaat setelah kejadian langsung dikerahkan ke lokasi kejadian untuk kepentingan penanganan serta pendataan awal.
Baca Juga : Hujan Deras Guyur Kota Batu, Plengsengan Dusun Brau Longsor Tutup Akses Jalan Alternatif ke Pujon
Hasilnya, situasi dan kondisi yang tidak memungkinkan pada saat itu membuat penanganan longsor baru bisa dilakukan pada hari ini, Rabu (8/4/2026). "Dampak dari longsor tersebut mengakibatkan akses jalan dusun di Desa Dalisodo untuk sementara tertutup tanah longsor yang terjadi pada tiga titik longsoran," ujar Sadono saat dikonfirmasi di sela-sela penanganan bencana.
Penanganan pasca bencana yang berlangsung pada Rabu (8/4/2026) tersebut juga turut melibatkan sejumlah personel gabungan. Yakni mulai dari unsur BPBD dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Kabupaten Malang, Muspika Wagir, Perangkat Desa Dalisodo, para relawan hingga masyarakat sekitar.
"Pada penanganan longsor tersebut juga turut menggunakan alat berat serta kendaraan dump truk," imbuhnya.
Data BPBD menyebut, tidak ada korban jiwa maupun kerugian secara material yang berarti pada peristiwa tersebut. Namun demikian, akses jalan bagi warga khususnya warga lokal tak bisa dilalui karena tertutup material longsor.
"Penanganan longsor di lokasi sempat dihentikan sementara karena cuaca sedang hujan dan dikhawatirkan bakal terjadi longsor susulan," tuturnya.
Sebelum penanganan terpaksa dihentikan lantaran faktor cuaca tersebut, personel gabungan yang dikerahkan di lokasi kejadian sempat melaksanakan penanggulangan pada dua titik lokasi longsor.
"Untuk material longsor pada titik satu dan dua sudah dibersihkan bersama warga. Sedangkan untuk titik longsor ketiga yang juga menutup badan jalan, hingga saat ini masih dilaksanakan pembersihan menggunakan ekskavator," jelasnya.
Baca Juga : Dana Desa 2026 Turun Drastis: Ini Strategi DPMD Magetan Agar Pembangunan Tidak Berhenti
Di sisi lain, peristiwa longsor tersebut juga sempat viral di media sosial. Pada rekaman video amatir yang diterima JatimTIMES pada Rabu (8/4/2026), nampak material longsor yang terdiri dari tanah hingga pepohonan tersebut menutup total badan jalan.
"Pada Selasa (7/4/2026) sekitar pukul 14.00 WIB sampai dengan 15.00 WIB terjadi hujan di wilayah Desa Dalisodo, Kecamatan Wagir dan sekitarnya. Sehingga mengakibatkan tanah longsor pada tiga titik," terang Sadono.
Rinciannya, dimensi longsor pada titik pertama tersebut sepanjang sekitar tiga meter, lebar satu meter dan tinggi mencapai tiga meter. Sedangkan pada titik kedua sepanjang dua meter, lebar satu meter dan tinggi mencapai tiga meter.
Dua titik longsor itulah yang dilaporkan telah tertangani. Sedangkan pada titik longsor ketiga, penanganannya sempat dihentikan karena faktor cuaca.
"Titik longsor ketiga tersebut sepanjang delapan meter, lebar dua meter dan tinggi mencapai 15 meter. Terkait perkembangan penanganan kejadian tanah longsor, nantinya akan kami sampaikan pada laporan selanjutnya," pungkasnya.
