Tasikmadu Masuk 5 Besar Lomdeskel Jatim 2026, Pemkot Malang Optimistis Raih Hasil Terbaik
Reporter
Riski Wijaya
Editor
Nurlayla Ratri
04 - Jun - 2026, 04:50
JATIMTIMES - Kelurahan Tasikmadu, Kecamatan Lowokwaru, berhasil menembus lima besar Lomba Desa dan Kelurahan (Lomdeskel) Provinsi Jawa Timur 2026. Setelah lolos tahap administrasi, Tasikmadu kini menjalani tahapan paparan di hadapan tim penilai provinsi untuk memperebutkan posisi terbaik.
Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kota Malang, Yuyun Nanik Ekowati, mengatakan capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri karena Tasikmadu dipercaya mewakili Kota Malang di tingkat provinsi.
Baca Juga : Soroti Konten Maut di Pantai Jember, Khusnul Khuluk DPRD Jatim Desak Evaluasi Standar Wisata
"Alhamdulillah, Kelurahan Tasikmadu bisa mewakili Kota Malang di tingkat Provinsi Jawa Timur untuk Lomba Desa Kelurahan tahun 2026. Hari ini memasuki tahapan paparan setelah sebelumnya lolos administrasi dan masuk lima besar se-Jawa Timur," ujarnya.
Menurut Yuyun, paparan yang disampaikan pihak kelurahan diharapkan mampu menggambarkan berbagai potensi unggulan Tasikmadu sehingga menjadi nilai tambah dibanding peserta lainnya.
Ia mengakui persaingan tahun ini cukup ketat. Beberapa daerah yang selama ini konsisten masuk jajaran terbaik kembali menjadi kompetitor, seperti Kota Madiun dan Kota Mojokerto. Namun demikian, Pemkot Malang tetap optimistis Tasikmadu mampu bersaing.
Optimisme tersebut didukung tema lomba tahun ini yang berfokus pada penguatan ketahanan pangan menuju Jawa Timur sebagai Gerbang Nusantara. Yuyun menilai Tasikmadu memiliki keunggulan karena masih memiliki potensi pertanian dan peternakan yang cukup kuat di wilayah perkotaan.
"Di antara kelurahan lain di Kota Malang, Tasikmadu memiliki potensi pangan yang luar biasa. Masih banyak lahan pertanian maupun peternakan yang dimanfaatkan masyarakat sebagai sumber mata pencaharian," katanya.

Bahkan, Pemkot Malang mengaku memiliki tingkat keyakinan yang tinggi terhadap peluang Tasikmadu meraih prestasi lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya.
"Kami optimistis lebih dari 90 persen. Dari sisi pemerintahan, kewilayahan, maupun kemasyarakatan, Tasikmadu memiliki banyak unggulan yang mungkin tidak dimiliki kelurahan lain," tegas Yuyun.
Ia mencontohkan berbagai inovasi yang berkembang di Tasikmadu, mulai dari penguatan UMKM yang telah menembus pasar ekspor, keberadaan petani milenial, hingga pengelolaan peternakan yang menerapkan konsep ekonomi sirkular dengan memanfaatkan limbah ternak menjadi pupuk.
Baca Juga : Evakuasi Pendaki Ilegal di Gunung Semeru Terkendala Medan, Akses Jarak Pandang Terhalang Kabut
Menurutnya, keunggulan tersebut tidak hanya menjadi nilai lomba, tetapi juga berdampak langsung terhadap peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat setempat.
Meski demikian, Yuyun menegaskan bahwa tujuan utama pembangunan di tingkat kelurahan bukan semata mengejar prestasi dalam perlombaan. Fokus utama tetap pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Ia menyebut arahan Wali Kota Malang melalui program RT Berkelas menjadi bukti bahwa pembangunan harus berangkat dari kebutuhan warga di tingkat paling bawah.
"Kalau Tasikmadu nanti menjadi juara tingkat Jawa Timur, itu adalah bonus dari kerja keras seluruh elemen masyarakat dan pemerintah kelurahan. Namun jika hasilnya belum sesuai harapan, itu tidak boleh mengurangi semangat untuk terus berinovasi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.
