free web hit counter
Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Agama

Adab Berdoa Menurut Gus Baha, Jangan Terlalu Berlebihan

Penulis : Mutmainah J - Editor : Yunan Helmy

10 - Aug - 2024, 06:21

Placeholder
Ilustrasi berdoa. (Foto dari Republika)

JATIMTIMES - Berdoa adalah hal yang sangat dianjurkan dalam Islam. Sebab, doa merupakan cara umat Islam berkomunikasi dengan Allah SWT. Dengan berdoa, seorang hamba akan merasa dekat dengan Tuhannya.

Berdoa juga dapat mengingatkan kembali bahwa apa yang diperoleh di dunia merupakan kehendak Allah SWT.

Baca Juga : Ramai, Teh Spearmint Bisa Atasi Jerawat Hormonal? Dokter Gio Beberkan Faktanya

Namun perlu dipahami bahwa berdoa tidak boleh sembarangan, apalagi sampai 'memaksa' Allah pemilik semesta alam.

Berdoa memiliki adab atau aturan yang harus ditaati oleh umat muslim. Hal itu sesuai dengan apa yang disampaikan oleh ulama KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau yang lebih dikenal sebagai Gus Baha. 

Melansir channel YouTube @ngajinesantritv Sabtu (10/8/2024), Gus Baha menjelaskan tipologi doa yang tidak disukai Allah SWT. Yakni berlebihan dalam berdoa.

Berlebihan dalam berdoa dimaknai meminta sesuatu yang berlebihan seperti terlalu besar atau belum bisa mensyukuri pemberian Allah SWT yang terdahulu. “Allah tidak suka orang yang berlebihan dalam berdoa,” jelas Gus Baha. 

Berlebihan yang dimaksud adalah meminta yang di luar logika dan tidak mensyukuri apa yang dimiliki.  "Berlebihan tadi, misalnya minta sesuatu yang terlalu besar atau permintaan yang kemarin saja tidak bisa mensyukuri, sudah minta lagi,” sambung Gus Baha. 

Gus Baha kemudian mencontohkan seseorang yang berdoa meminta jodoh. Setelah mendapatkan, ia pun tidak mensyukuri, bahkan membayangkan istrinya merupakan seorang yang salehah dan penurut.

“Misalnya seorang jomblo targetnya kan asal laku nikah. Tapi setelah nikah, membayangkan istrinya salehah, tidak cerewet, itu kan berlebihan,” katanya. 

“Hilang status jomblo saja belum kamu syukuri kok sudah minta yang macam-macam. Jadi, kan harusnya syukur dulu," lanjutnya. 

Lebih lanjut, Gus Baha lalu menceritakan kisah seorang pria miskin. Menurut dia, pria miskin itu tidak pernah tergiur kemewahan meski dirinya hanya kuli pasar yang hasilnya cukup buat makan. 

Dalam kesehariannya, setelah bekerja, ia langsung pulang dan beribadah kepada Allah. Suatu waktu, ia berdoa kepada Allah SWT. 

Baca Juga : Generasi Z Rawan Stres, Pemerintah Situbondo Berikan Pemahaman Kesehatan Mental pada Anak

"Ya Allah saya ini kekasihmu, fokus saya cuma beribadah, tetapi karena saya miskin, saya harus kerja," kisah Gus Baha.

Kemudian pria miskin itu minta supaya mendapat rezeki tanpa bekerja. Dia kemudian mendapatkan masalah. Dia diduga seorang maling yang membuatnya masuk penjara. 

Di balik jeruji besi itu, pria miskin itu mendapatkan makanan setiap hari tanpa harus bekerja. Hingga akhirnya pria itu menyesal karena doanya diwujudkan. Dia juga menanyakan kepada Allah mengapa dia dipenjara.

"Pria miskin itu tersadarkan jika pernah berdoa supaya bisa melaksanakan ibadah tanpa bekerja," kata Gus Baha. "Ini adalah contoh menggurui Allah SWT," sambungnya. 

Gus Baha lalu mengatakan bahwa perlu memiliki sudut pandang dan mengimani Allah sebagai Zat Yang Maha Pemberi. "Sehebat apa saja kita di Bumi ini, sehebat apa saja kita di mata manusia lain, kita hanya peminta yang hamba sahaya di hadapannya," ungkapnya. 

Dengan kesadaran semacam itu, seseorang yang mengetahui statusnya sebagai abdullah (hamba Allah) maka akan waspada dalam memanjatkan doa. "Tak perlu menuntut supaya doa kita diwujudkan Allah. Karena bisa saja, kita doakan suatu hal yang ujungnya cuma akan kita sesalkan," ucap Gus Baha. 

Ia kemudian menjelaskan bagaimana adab berdoa yang baik. Menurut Gus Baha, berdoa harus tidak berlebihan dan biasa saja. Selain itu, berdoa  tidak perlu menggurui Allah SWT. 

"Berdoalah yang biasa saja. Seumpama, meminta keselamatan dunia dan akhirat, dan sejenisnya," pungkasnya. 


Topik

Agama Doa berdoa adab berdoa Gus Baha



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Trenggalek Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

Yunan Helmy