Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

FHTB 2026 Koneksikan Ratusan Jaringan Bisnis Pariwisata di Indonesia Timur

Penulis : M. Bahrul Marzuki - Editor : Dede Nana

12 - May - 2026, 17:22

Placeholder
Pameran Food, Hotel & Tourism Bali (FHTB) 2026

JATIMTIMES – Pameran Food, Hotel & Tourism Bali (FHTB) 2026 akhir April lalu di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) sukses memperkuat jejaring bisnis dan mendorong pertumbuhan industri hospitality, F&B, dan pariwisata, khususnya di Indonesia Timur. Diselenggarakan oleh PT Pamerindo Indonesia, ajang dua tahunan ini berhasil memfasilitasi lebih dari 700 business matching dalam 3 hari program FHTB business matching. 

Menghubungkan pelaku industri, profesional, dan pengusaha terkemuka di sektor ini, kehadiran FHTB berkontribusi pada terciptanya peluang kolaborasi berkelanjutan. Portofolio Director FHTB 2026, Meysia Stephanie, menyampaikan bahwa tingginya partisipasi mencerminkan keseriusan pelaku industri dalam mengikuti perkembangan tren global. 

“Keberhasilan FHTB 2026 menjadi bukti nyata bahwa industri di sekor hospitality ini terus bergerak dinamis. Ini sejalan dengan misi kami untuk membuka peluang bisnis yang lebih luas, dengan Bali sebagai latar lokasi pameran yang menjadi pusat pariwisata utama di Indonesia Timur,” ujarnya dalam keterangan tertulis. 

Tahun ini, FHTB menghadirkan lebih dari 200 perusahaan exhibitor dari 14 negara, termasuk Nano Logistic, PT Rotaryana Prima, Haengnam Sejahtera Indonesia, PT Wonderful Indah Jaya, PT Senfienta Prima Tama, PT Xinyi Trading Group, CV Prima Indonesia (Squeeze Indonesia), PT Rajawali Perkasa Furniture (Bro Living), Sarika Gourmet Coffee Co. PTE LTD, dan berbagai perusahaan lainnya yang menampilkan ragam inovasi produk dan layanan. 

Kehadiran FHTB 2026 turut memberikan dampak signifikan terhadap penguatan ekonomi pariwisata di Timur Indonesia, khusunya Bali. Seiring meningkatnya kualitas ekosistem industri hospitality dan kuliner berbasis organik di Bali, kehadiran FHTB turut mendorong terciptanya peluang usaha baru di sektor ini. 

Selain kompetisi memasak, perhatian pengunjung FHTB 2026 juga tertuju pada seminar Lamb Butchery Workshop & Tasting oleh BCP bersama Executive Chef Amuz Gourmet Restaurant, Stefu Santoso. Sesi ini mengupas karakteristik daging lamb Australia, teknik pemotongan, hingga metode memasak yang tepat. 

Chef Stefu juga membagikan wawasan praktis, mulai dari cara membaca label kemasan hingga teknik aging meat, yang dapat dilakukan hingga 21 hari untuk daging segar (chill), namun tidak berlaku untuk produk beku. Seminar ini ditutup dengan demonstrasi pemotongan lamb rack dan sesi tasting yang memberikan pengalaman langsung bagi peserta. 

Di sektor minuman, kompetisi Barista Female Creation oleh Last Brew juga menjadi salah satu daya tarik FHTB 2026 dengan menampilkan talenta barista perempuan yang menginspirasi. Ajang ini menyoroti kemampuan teknik penyeduhan, kreativitas inovasi minuman, hingga storytelling para peserta. Dari 12 finalis terpilih, tiga pemenang utama berhasil ditetapkan, yakni Putri Shelifa Efriana (Gold), Ni Luh Ayu Sukreni (Silver), dan Meilinda Dhinny (Bronze), berdasarkan penilaian atas presisi, kreativitas, dan potensi pasar. 

Project Head Barista Female Creation, Yani Elok Pratiwi, menegaskan peran perempuan dalam industri kopi yang masih memiliki ruang besar untuk terus berkembang, dan ajang ini menjadi wadah untuk menampilkan kualitas serta potensi tersebut. 

Partisipasi Indonesia Sommelier Association (ISA) juga menjadi salah satu daya tarik FHTB 2026 melalui rangkaian Wine Masterclass dan Blind Tasting Challenge sebagai experiential activities yang interaktif, mencakup pengenalan wine region, varietal, hingga praktik tasting. 

Chairman ISA, Togu Sahat, menyampaikan, pengalaman belajar yang lebih engaging ini menjadi nilai tambah. "Karena peserta tidak hanya fokus pada teori tetapi juga praktik dan sensory experience yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.” 

Ia pun menambahkan bahwa tingginya antusiasme pengunjung diharapkan dapat meningkatkan pemahaman wine appreciation dan pairing, sekaligus mendukung peningkatan kualitas layanan di industri F&B. Sepanjang FHTB 2026, ISA menghadirkan enam sesi masterclass, termasuk Wine Region of The World, Fun Blind Tasting, hingga Piedmont: Italy’s Most Refined Region. 

Rangkaian kompetisi, workshop, masterclass, dan seminar interaktif memberikan kesempatan bagi pengunjung dan pelaku industri mendapatkan pengalaman belajar yang aplikatif dan berstandar global. Beragam acara unggulan di FHTB 2026 ini tidak hanya mendorong lahirnya talenta unggul, tetapi juga memperkuat kualitas dan inovasi di sektor hospitality dan kuliner, yang pada akhirnya berkontribusi pada daya saing pariwisata Bali secara berkelanjutan. 

Sejalan dengan hal tersebut, FHTB 2026 yang menetapkan standar baru dalam penyelenggaraan pameran berkelanjutan menghadirkan berbagai inisiatif ramah lingkungan yang terintegrasi. Meysia menjelaskan bahwa seluruh rangkaian acara dirancang untuk meminimalkan dampak lingkungan, mulai dari penggunaan material ramah lingkungan dan energi terbarukan, hingga kolaborasi pengelolaan limbah makanan bersama Z Bio yang mengolah sisa makanan menjadi pupuk dan pakan ternak bagi petani serta peternak lokal di Bali.
 


Topik

Peristiwa fhtb bali pariwisata



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Trenggalek Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

M. Bahrul Marzuki

Editor

Dede Nana

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa