Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pendidikan

CDC UIN Malang Benchmarking ke UNY dan UGM, Perkuat Layanan Karier Mahasiswa dan Pengelolaan Alumni

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : Nurlayla Ratri

03 - Jul - 2026, 16:20

Placeholder
CDC UIN Maliki Malang melaksanakan benchmarking ke kampus-kampus ternama. Ini menjadi upaya dalam meningkatkan kualitas lulusan Kampus Ulul Albab (ist)

JATIMTIMES - Career Development Center (CDC) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang terus memperkuat layanan pengembangan karier mahasiswa dan pengelolaan alumni melalui benchmarking ke dua perguruan tinggi di Yogyakarta, yakni Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dan Universitas Gadjah Mada (UGM). Kegiatan yang berlangsung pada akhir Juni 2026 tersebut menjadi momentum bagi tim CDC untuk mempelajari berbagai praktik terbaik dalam membangun ekosistem karier yang terintegrasi sekaligus memperkuat hubungan antara alumni dan almamater.

Ketua Pusat Career Development Center (CDC) UIN Maliki Malang, Dr. Ahmad Ghozi, M.A., mengatakan bahwa perkembangan dunia kerja menuntut perguruan tinggi untuk terus berinovasi dalam menyiapkan lulusannya agar memiliki daya saing yang tinggi.

Baca Juga : Sekda Budiar Buka Peluang Beiersdorf Kembangkan Usaha di Kabupaten Malang

"Benchmarking ini menjadi bagian dari ikhtiar kami untuk menghadirkan layanan karier dan pengelolaan alumni yang semakin baik. Banyak praktik baik yang kami pelajari dari UNY dan UGM, dan itu akan menjadi referensi dalam mengembangkan program-program CDC agar semakin relevan dengan kebutuhan mahasiswa, alumni, serta dunia kerja," ujar Ahmad Ghozi, Jumat, (3/7/2026).

1

Kegiatan benchmarking pertama dilakukan di Direktorat Kemahasiswaan dan Alumni UNY. Pada kesempatan tersebut, Sekretaris Direktorat Kemahasiswaan dan Alumni UNY, Prof. Iis, memaparkan bahwa unit yang dipimpinnya memang baru berdiri sekitar dua tahun. Meski demikian, direktorat tersebut memiliki mandat strategis untuk mengembangkan karier mahasiswa, memperkuat hubungan dengan alumni, menumbuhkan rasa memiliki terhadap almamater, serta meningkatkan penyerapan lulusan di dunia kerja.

Prof. Iis menjelaskan bahwa pengembangan karier di UNY dimulai sejak mahasiswa melakukan registrasi sebagai mahasiswa baru. Sejak awal memasuki bangku kuliah, mahasiswa telah diperkenalkan dengan berbagai layanan karier yang disediakan universitas.

Selain itu, Direktorat Kemahasiswaan dan Alumni UNY secara rutin menyelenggarakan pelatihan soft skills setiap bulan. Program tersebut meliputi pelatihan komunikasi, kepemimpinan, penyusunan curriculum vitae (CV), teknik menghadapi wawancara kerja, hingga pengembangan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia industri.

Dalam aspek pengelolaan layanan, UNY menerapkan sistem desentralisasi dengan menunjuk 11 Person in Charge (PIC) Tracer Study dan 11 PIC Pengembangan Karier yang mewakili setiap fakultas. Skema tersebut membuat pelaksanaan tracer study maupun layanan karier berjalan lebih efektif karena dapat menyesuaikan karakteristik dan kebutuhan masing-masing fakultas.

Kepada tim CDC UIN Maliki Malang, UNY juga memperkenalkan Blueprint Pengembangan Karier yang menjadi peta jalan dalam mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi. Blueprint tersebut berfokus pada tiga sasaran utama, yaitu lulusan bekerja, lulusan yang melanjutkan studi ke jenjang S2 maupun S3, serta lulusan yang memilih berwirausaha.

Untuk mencapai target tersebut, UNY menyusun berbagai strategi yang saling terintegrasi. Program-program tersebut meliputi pembentukan tim atau koordinator bimbingan karier di setiap fakultas, pelaksanaan survei rencana karier mahasiswa sejak semester awal, penyusunan buku saku pengembangan karier, hingga penyelenggaraan workshop secara berkelanjutan. Materinya mencakup pengenalan dunia industri, penyusunan portofolio dan CV, komunikasi profesional, kepemimpinan, kewirausahaan, personal branding, riset, serta persiapan studi lanjut.

Blueprint tersebut juga didukung berbagai program seperti simulasi wawancara kerja, Focus Group Discussion (FGD), Leaderless Group Discussion (LGD), campus hiring, entrepreneur expo, penguatan media dan branding pusat karier, benchmarking, perluasan jejaring dengan dunia usaha dan dunia industri, serta monitoring dan evaluasi yang dilakukan setiap triwulan.

Salah satu program unggulan yang menarik perhatian tim CDC UIN Maliki adalah "100 Champions Bootcamp". Program tersebut membina 100 mahasiswa terpilih agar mampu menembus perusahaan nasional maupun multinasional terbaik sekaligus memiliki peluang melanjutkan studi ke universitas-universitas berperingkat dunia.

Tidak hanya belajar dari UNY, pada Selasa, 30 Juni 2026, tim CDC UIN Maliki Malang juga melaksanakan benchmarking ke Universitas Gadjah Mada (UGM). Kunjungan tersebut difokuskan pada penguatan layanan alumni dan pengembangan karier mahasiswa melalui berbagai inovasi yang telah diterapkan UGM.

Baca Juga : Gedung Baru FAI dan Pascasarjana Perkuat Kiprah Unisba Blitar Cetak SDM Unggul

Dalam sesi diskusi, perwakilan UGM, Merryta, memaparkan sejumlah inovasi pengelolaan alumni. Salah satunya ialah modernisasi kartu alumni yang dikembangkan melalui kerja sama dengan sektor perbankan. Kartu tersebut tidak hanya berfungsi sebagai identitas alumni, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai layanan yang memberikan nilai tambah bagi para alumni.

UGM juga mengembangkan berbagai manfaat melalui platform alumni dengan membangun jejaring kerja sama yang dapat dimanfaatkan oleh para lulusan. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan partisipasi alumni sekaligus memperkuat hubungan mereka dengan almamater.

Dalam pengelolaan administrasi, setiap kartu alumni memiliki nomor identitas khusus yang dikelola oleh organisasi alumni. Sistem tersebut mendukung pengelolaan data alumni yang lebih terintegrasi sekaligus memperkuat peran organisasi alumni dalam membangun jejaring yang berkelanjutan.

Pembahasan juga menyoroti pentingnya organisasi alumni yang tidak hanya berfungsi sebagai wadah silaturahmi, tetapi mampu menghadirkan berbagai program yang memberikan manfaat nyata sehingga alumni memiliki rasa memiliki dan keterikatan yang semakin kuat terhadap universitas.

Di bidang pengembangan karier, UGM menjelaskan bahwa persiapan mahasiswa memasuki dunia kerja dimulai sejak semester lima. Berbagai pelatihan, seminar, workshop, dan program pengembangan kompetensi diselenggarakan secara berkelanjutan agar mahasiswa lebih siap menghadapi kebutuhan dunia industri.

Informasi karier juga disampaikan secara rutin melalui berbagai kanal, mulai dari media sosial, website resmi, surat elektronik, hingga platform SIMASTER yang dapat diakses mahasiswa maupun alumni. Selain itu, UGM secara konsisten menyelenggarakan Campus Hiring dan Job Fair sebanyak dua kali setiap tahun sebagai sarana mempertemukan lulusan dengan dunia usaha dan dunia industri.

Ahmad Ghozi menambahkan bahwa hasil benchmarking tersebut akan menjadi dasar dalam menyusun berbagai inovasi layanan di lingkungan CDC UIN Maliki Malang. Menurutnya, perguruan tinggi tidak cukup hanya menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga harus mampu membekali mahasiswa dengan kompetensi, jejaring, dan kesiapan karier sejak masih berada di bangku kuliah.

"Kami ingin membangun layanan karier yang tidak hanya mendampingi mahasiswa menjelang lulus, tetapi sejak awal masa studi hingga mereka menjadi alumni. Sinergi dengan fakultas, alumni, dunia usaha, dunia industri, dan berbagai mitra strategis akan terus kami perkuat agar lulusan UIN Maliki memiliki daya saing yang tinggi di tingkat nasional maupun global," pungkasnya.


Topik

Pendidikan uin malang universitas islam negeri malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Trenggalek Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

Nurlayla Ratri

Pendidikan

Artikel terkait di Pendidikan