Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pendidikan

Sapa Murid SMK 2026 Jadi Langkah Awal Cetak Lulusan Vokasi Unggul dari Malang

Penulis : Hendra Saputra - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

14 - Jul - 2026, 18:07

Placeholder
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti saat berkunjung di SMKN 2 Singosari (foto: istimewa)

JATIMTIMES - Ribuan murid baru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti kegiatan Sapa Murid SMK 2026 yang diselenggarakan Direktorat SMK, Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Kegiatan yang mengusung tema SMK Bermutu untuk Indonesia itu dipusatkan secara hibrida di SMK Negeri 2 Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Baca Juga : Bukan BLT Kesra, 5 Bansos Ini yang Cair Juli 2026 dan Bisa Dicek Penerimanya

Sapa Murid SMK 2026 menjadi bagian dari rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah yang diterapkan berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 12 Tahun 2026. Program tersebut dirancang untuk menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna, menyenangkan, serta menghormati hak-hak anak dan seluruh warga sekolah.

Melalui kegiatan ini, pemerintah ingin mempertemukan murid baru, guru, satuan pendidikan, hingga para pemangku kepentingan pendidikan vokasi dalam satu ruang inspirasi. Tujuannya untuk membangun motivasi sekaligus memperkenalkan peran penting pendidikan vokasi dalam mencetak sumber daya manusia yang siap menghadapi tantangan masa depan.

Rangkaian acara diawali dengan upacara bendera bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti, kemudian dilanjutkan dengan berbagai kegiatan edukatif, termasuk sesi gelar wicara yang menghadirkan murid serta alumni SMK yang telah sukses meniti karier.

Dalam sambutannya, Abdul Mu'ti menegaskan bahwa MPLS Ramah merupakan gerbang awal perjalanan pendidikan bagi seluruh peserta didik di berbagai jenjang. Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya sekolah yang aman, nyaman, sehat, bersih, dan indah sejalan dengan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto.

"Kalian adalah generasi unggul dan hebat. Kalian adalah harapan Indonesia yang akan meneruskan kepemimpinan di negara kita. MPLS ini adalah momentum langkah awal untuk kalian semua menatap masa depan yang gemilang dan menggapai cita-cita yang mulia," ucap Mendikdasmen.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Tatang Muttaqin mengatakan, Sapa Murid SMK 2026 diharapkan mampu menumbuhkan kebanggaan menjadi bagian dari keluarga besar SMK.

Menurutnya, pendidikan vokasi tidak hanya berfokus pada penguasaan keterampilan teknis, tetapi juga membentuk karakter, kreativitas, jiwa kewirausahaan, kemampuan berkolaborasi, hingga kompetensi global yang dibutuhkan dunia kerja yang terus berkembang.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi langkah awal membangun budaya sekolah yang aman, nyaman, inklusif, dan menyenangkan sehingga mampu melahirkan lulusan SMK yang unggul dan berdaya saing.

Baca Juga : Mengenal Kyohei Yoshino, Gelandang Jepang Rekrutan Baru Persija yang Pernah Juara J1 League

"SMK adalah salah satu wadah untuk menyiapkan generasi yang kompeten, berkarakter, dan siap menghadapi perubahan. Melalui Sapa Murid SMK 2026, kami ingin memastikan bahwa setiap peserta didik baru bisa memulai perjalanan belajarnya dengan rasa percaya diri, semangat berkarya, dan keyakinan bahwa pendidikan vokasi membuka banyak peluang untuk masa depan," terang Tatang.

Antusiasme juga dirasakan para murid baru. Salah satunya Iffah Rasyadah, siswi SMKN 2 Singosari, yang mengaku memperoleh pengalaman berharga selama mengikuti rangkaian MPLS Ramah dan Sapa Murid SMK 2026.

Menurut Iffah, suasana MPLS yang ramah membuatnya lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan sekolah. Selain itu, kisah sukses para alumni yang dibagikan dalam sesi gelar wicara semakin menguatkan keyakinannya memilih jalur pendidikan vokasi.

"Saya senang karena MPLS-nya menyenangkan dan kakak kelasnya pun baik. Selain itu, acara Sapa Murid SMK 2026 yang menjadi rangkaian MPLS ini membantu saya melihat peluang ke depan. Cerita sukses dari alumni SMK juga membuat saya semakin yakin bahwa peluang karier lulusan SMK terbuka lebar," tutur Iffah.

Sejak masih duduk di bangku SMP, Iffah mengaku telah menetapkan pilihan melanjutkan pendidikan ke SMK. Ia memilih Konsentrasi Keahlian Teknik Komputer Jaringan karena ingin mendapatkan pengalaman belajar yang lebih banyak melalui praktik sekaligus mempersiapkan diri untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

"Saya memilih SMK karena saya bisa mendapatkan porsi praktik yang banyak. Orang tua pun sangat mendukung ketika saya berdiskusi untuk memilih SMK dengan Konsentrasi Keahlian Teknik Komputer Jaringan sebagai tempat pendidikan selanjutnya. Sembari belajar di SMK, saya juga akan cari informasi beasiswa supaya saya bisa melanjutkan ke pendidikan tinggi setelah lulus nanti," terang Iffah.


Topik

Pendidikan MPLS Sapa Murid SMK SMK vokasi Menteri Pendidikan



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Trenggalek Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Hendra Saputra

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Pendidikan

Artikel terkait di Pendidikan