JATIMTIMES - Kebakaran melanda kandang peternakan ayam di Desa Kuwolu, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur pada Minggu, 16 Agustus 2026. Pada insiden kebakaran ini menghanguskan dua unit truk pengangkut ayam dan menyebabkan kerugian material ratusan juta rupiah.
Peristiwa kebakaran tersebut juga turut viral di media sosial pada Senin, 17 Agustus 2026. Berdasarkan rekaman video amatir yang dihimpun JatimTIMES, nampak kobaran api dan kepulan asap yang membumbung tinggi.
Baca Juga : HUT ke-81 RI, Pemdes Tambakrejo Siapkan 6 Kambing Hadiah Jalan Sehat
Di sisi lain, juga nampak kepanikan warga yang ada di sekitar lokasi kejadian. Sementara itu, sejumlah personel gabungan yang turut melibatkan Pemadam Kebakaran (Damkar) juga nampak berjibaku memadamkan api.
Komandan Regu IV Penanggulangan Bidang Pemadam Kebakaran Satuan Polisi Pamong Praja (Damkar Satpol PP) Kabupaten Malang Syaiful Anwar menuturkan, peristiwa kebakaran yang kini viral tersebut terjadi pada Minggu, 16 Agustus 2026 sekitar pukul 12.00 WIB.
"Indikasi sumber api diduga berasal dari pembakaran sampah di dekat garasi kendaraan yang ada di sekitar lokasi kejadian," ujar Syaiful kepada JatimTIMES.
Api dari pembakaran sampah itulah yang kemudian diduga merembet ke garasi kendaraan hingga mengakibatkan terjadinya kebakaran. Berdasarkan data yang dihimpun Damkar, garasi dengan luas sekitar 6x15 meter tersebut milik Basori warga setempat di Desa Kuwolu, Kecamatan Bululawang. "Akibat kebakaran ini mengakibatkan dua unit truk turut terbakar," imbuhnya.
Dua unit truk yang dilaporkan turut terbakar tersebut masing-masing ialah Truk Mitsubishi Canter dengan nomor polisi (nopol) N 8667 EY. Selanjutnya ialah satu unit Truk Isuzu Elf nopol N 8632 EZ. "Kerugian material kurang lebih mencapai Rp 750 juta," imbuhnya.
Kronologi kebakaran bermula pada saat dilakukan pembakaran sampah di dekat lokasi garasi pada sekitar pukul 11.30 WIB. Di garasi itulah yang juga terdapat dua unit truk pengangkut ayam yang sedang terparkir.
Berselang beberapa waktu kemudian, terdengar teriakan dari anak-anak kecil yang sedang bermain di luar pagar garasi. Mereka berteriak sambil mengatakan kalau ada kepulan asap dan api dari lokasi garasi.
Baca Juga : LIRA Soroti Legalitas Pembangunan 72 Kios Baru di Pasar Karangploso, Desak Pemkab Malang Ambil Sikap Tegas
Mendengar teriakan tersebut, pemilik garasi kemudian keluar rumah dan melihat api yang sudah membakar truk yang saat itu penuh dengan keranjang tempat ayam. Lantaran api yang terus membesar dan di khawatirkan merembet ke rumah maupun kandang ayam yang berada di sekitar lokasi kejadian, warga pada akhirnya melaporkan kejadian kebakaran tersebut ke Damkar Kabupaten Malang. "Kami menerjunkan empat unit PMK (kendaraan pemadam kebakaran) ke lokasi kejadian," imbuhnya.
Selain itu, satu unit mobil pemadam kebakaran dari Pabrik Gula (PG) Krebet Baru juga turut dikerahkan untuk membantu proses pemadaman. Personel gabungan dari unsur Polsek Bululawang, Pemerintah Desa (Pemdes) Kuwolu, hingga para relawan juga turut dilibatkan dalam proses penanganan kebakaran tersebut.
Selama penanggulangan kebakaran berlangsung, satu unit ambulans juga turut disiagakan di lokasi kejadian. "Pemadaman kebakaran selesai sekitar satu jam setelah personel tiba di lokasi kejadian untuk melakukan tindakan," pungkasnya.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun JatimTIMES dari pihak kepolisian, peristiwa kebakaran tersebut tidak sampai menelan korban jiwa. Hingga hari ini, Senin, 17 Agustus 2026, polisi masih melakukan serangkaian penyelidikan termasuk untuk memastikan terkait penyebab kebakaran tersebut.
