Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Bazar Rakyat Jadul Kintelan Semarak, Wabup Mojokerto dan BPJS Ketenagakerjaan Borong Jajanan UMKM

Penulis : Aunur Rofiq - Editor : Yunan Helmy

28 - Aug - 2026, 13:13

Placeholder
Wakil Bupati Mojokerto Muhammad Rizal Octavian saat menghadiri Bazar Rakyat Jadul di Desa Kintelan, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Kamis (27/8/2026).(Foto: BPJS Ketenagakerjaan)

 

JATIMTIMES – Ribuan warga memadati lapangan Desa Kintelan, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Kamis (27/8/2026) malam, untuk menikmati kemeriahan Bazar Rakyat Jadul. Kegiatan yang dikemas dengan nuansa tempo dulu tersebut semakin semarak dengan kehadiran Wakil Bupati Mojokerto dr Muhammad Rizal Octavian bersama anggota DPRD Jawa Timur H Soleh dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Mojokerto Imam Haryono Safii.

Kehadiran para tokoh tersebut tidak sekadar meramaikan kegiatan, tetapi menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan antara pemerintah, wakil rakyat, dan masyarakat. Interaksi secara langsung di tengah warga sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan ekonomi lokal, pemberdayaan UMKM, serta menjaga daya beli masyarakat.

Baca Juga : Gate Parkir Elektronik Alun-Alun Kota Batu Mulai Beroperasi, Pembayaran Karcis Terpusat ke Petugas

Bazar Rakyat Jadul Kintelan dikemas sebagai festival kerakyatan yang memadukan pasar murah, gelaran UMKM, jajanan tempo dulu, pertunjukan seni budaya, hingga panggung hiburan. Beragam makanan tradisional dan pernak-pernik khas masa lalu yang ditawarkan para pelaku UMKM menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat.

Antusiasme warga terlihat sejak awal acara. Tidak hanya menikmati pertunjukan seni dan musik dangdut, masyarakat juga memanfaatkan momentum tersebut untuk berbelanja berbagai kuliner dan produk UMKM yang tersedia di sejumlah stan.

“Saya datang bersama istri dan anak. Senang sekali bisa menikmati Bazar Rakyat Jadul seperti ini. Banyak UMKM dan warung yang menjual jajanan tempo dulu. Saya juga mengapresiasi kehadiran Pak Wakil Bupati dan Pak Soleh yang bisa membaur langsung bersama masyarakat,” ujar Maya, salah seorang pengunjung.

Suasana semakin meriah ketika dr Rizal, H Soleh, dan Imam Haryono Safii berkeliling mengunjungi stan UMKM. Mereka secara langsung membeli dan memborong berbagai jajanan yang dijual para pedagang. Menariknya, jajanan yang diborong tersebut kemudian dibagikan kepada warga yang berada di lokasi kegiatan.

Aksi tersebut menciptakan interaksi yang hangat dan tanpa sekat antara pemimpin daerah, wakil rakyat, dan masyarakat. Selain memberikan pengalaman berbeda bagi warga, kehadiran pejabat secara langsung di tengah aktivitas ekonomi masyarakat juga dinilai dapat memberikan motivasi kepada pelaku UMKM untuk terus berkembang.

Wakil Bupati Mojokerto dr Muhammad Rizal Octavian mengatakan dirinya hadir mewakili bupati Mojokerto yang berhalangan hadir karena sedang menghadiri Muktamar NU  di Tambakberas, Jombang.

“Saya hadir di Bazar Rakyat Jadul ini mewakili Bapak Bupati Mojokerto yang belum dapat hadir karena sedang menghadiri Muktamar NU  di Tambakberas. Beliau juga menitipkan salam kepada bapak dan ibu sekalian,” kata dr Rizal.

Menurutnya, Bazar Rakyat Jadul merupakan kegiatan yang memiliki nilai positif karena mampu menghidupkan kembali berbagai kuliner tradisional sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

“Saya sangat terkesan dengan Bazar Rakyat Jadul Desa Kintelan. Kegiatan seperti ini dapat menumbuhkan kembali jajanan tempo dulu di tengah masyarakat sekaligus menggerakkan ekonomi lokal. UMKM mendapatkan ruang untuk memperkenalkan dan menjual produknya secara langsung kepada masyarakat,” imbuhnya.

Selain menjadi ruang promosi UMKM, kegiatan tersebut juga memberikan alternatif hiburan yang terjangkau bagi masyarakat. Perpaduan antara pasar rakyat dengan kesenian lokal, tarian tradisional, musik, serta aneka kuliner menciptakan suasana rekreasi yang meriah dan dekat dengan kehidupan masyarakat.

Dari sisi ekonomi, kegiatan pasar rakyat juga dapat menjadi salah satu sarana menjaga daya beli masyarakat. Perputaran transaksi di tingkat lokal memberikan manfaat langsung kepada pedagang, pelaku UMKM, maupun masyarakat yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan.

BPJS Ketenagakerjaan Dorong Perlindungan Pekerja Informal

Baca Juga : BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Manfaat Rp276 Juta kepada Ahli Waris Korban Kecelakaan Maut di Alun-Alun Surabaya

Di tengah geliat ekonomi masyarakat tersebut, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Mojokerto turut memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan kerakyatan, termasuk pasar rakyat dan bazar UMKM.

Dukungan tersebut tidak hanya diwujudkan melalui kehadiran dalam kegiatan, tetapi juga melalui edukasi mengenai pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja informal dan pelaku UMKM.

Melalui skema Bukan Penerima Upah (BPU), perlindungan dapat menyasar berbagai pekerja informal, termasuk pedagang, petugas parkir, tenaga kebersihan, dan pekerja mandiri lainnya. Perlindungan tersebut mencakup program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

Dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, pekerja informal memiliki perlindungan ketika menghadapi risiko kecelakaan kerja maupun risiko kematian. Perlindungan ini diharapkan dapat memberikan rasa aman sehingga pekerja dapat menjalankan aktivitas ekonominya dengan lebih tenang dan produktif.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Mojokerto Imam Haryono Safii menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendukung kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, khususnya kegiatan yang melibatkan pekerja informal dan pelaku UMKM.

“Kami dari BPJS Ketenagakerjaan Cabang Mojokerto selalu memberikan dukungan aktif dalam berbagai kegiatan kerakyatan, di antaranya pasar rakyat maupun bazar rakyat. Momentum seperti ini sekaligus menjadi kesempatan untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, terutama bagi para pelaku UMKM dan pekerja informal,” ungkap Imam.

Menurutnya, keberadaan pekerja informal memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian daerah. Karena itu, perlindungan terhadap mereka perlu menjadi perhatian bersama, termasuk melalui sinergi dengan pemerintah daerah dan pengelola pasar.

“Pedagang dan pekerja informal merupakan bagian penting dari ekosistem ekonomi masyarakat. Kami terus mendorong agar mereka mendapatkan perlindungan JKK dan JKM sehingga ketika menghadapi risiko, ada jaminan yang dapat membantu mereka dan keluarganya,” jelasnya.

Kolaborasi antara pemerintah daerah, BPJS Ketenagakerjaan, pengelola pasar, serta berbagai pihak terkait diharapkan dapat memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial bagi pekerja informal di Kabupaten Mojokerto.

Semarak Bazar Rakyat Jadul di Desa Kintelan pun tidak sekadar menjadi ruang hiburan masyarakat. Lebih jauh, kegiatan tersebut menunjukkan bahwa ketika pemerintah, wakil rakyat, pelaku UMKM, dan masyarakat bergerak bersama, ruang publik dapat sekaligus menjadi penggerak ekonomi lokal, pelestari budaya, sekaligus sarana memperkuat kepedulian terhadap perlindungan pekerja.


Topik

Peristiwa Bazar Rakyat Jadul Mojokerto BPJS Ketenagakerjaan UMKM



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Trenggalek Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Aunur Rofiq

Editor

Yunan Helmy

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa