free web hit counter
Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

Tim Urai Kemacetan Disiagakan di 6 Titik Rawan Kota Malang

Penulis : Irsya Richa - Editor : A Yahya

17 - Mar - 2026, 12:16

Placeholder
Kasat Lantas Polresta Malang Kota, Rio Angga Prasetyo. (Foto: Irsya Richa/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Satuan Lalu Lintas Polresta Malang Kota menyiagakan tim urai kemacetan di sejumlah titik strategis selama arus mudik dan balik dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026. Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi dini terhadap potensi kepadatan arus lalu lintas, khususnya saat momen mudik dan balik Lebaran.

Tim urai ini dihadrikan sebagai garda terdepan dalam menjaga kelancaran arus lalu lintas, terutama pada jam-jam padat dan simpul-simpul kemacetan. Tim urai tersebut disebar di enam lokasi yang dinilai rawan terjadi kepadatan

Baca Juga : Perluas Pengawasan Keamanan, RT Berkelas Jadi Jalan Pasang CCTV Lingkungan Kota Malang

Di antaranya pada wilayah utara tepatnya Pos Graha Kencana, wilayah timur di Pos Jembatan Kedungkandang, wilayah barat di Landungsari, wilayah selatan di kawasan Sukun, wilayah tengah di kawasan Pos 12.0 Kosong serta Pos Malang Creative Center.

Kasat Lantas Polresta Malang Kota, Rio Angga Prasetyo mengatakan bahwa hadirnya tim urai kemacetan ini menjadi bagian penting dalam skema pengamanan dan rekayasa lalu lintas selama Operasi Ketupat Semeru berlangsung.

“Tim urai kemacetan ini sudah kita bagi di enam titik. Nanti pergerakannya melihat kondisi di lapangan, termasuk memantau melalui Google Maps. Kalau terlihat sudah mulai merah atau ada laporan masyarakat, kita langsung turun untuk mengurai sebelum kepadatan semakin menumpuk,” kata Rio, Selasa (17/3/2026).

Ia menambahkan, tim tersebut tidak hanya bersifat statis, namun juga bergerak secara dinamis mengikuti kondisi di lapangan. Pemantauan dilakukan secara langsung maupun melalui teknologi digital seperti Google Maps untuk melihat indikator kepadatan lalu lintas secara real time.

“Nanti pergerakannya kita lihat dari situasi di lapangan. Kita juga pantau melalui Google Maps, ketika terlihat traffic line sudah merah atau ada laporan dari masyarakat, maupun saat patroli ditemukan kepadatan, tim langsung bergerak untuk mengurai sebelum kepadatan itu semakin menumpuk,” imbuh Rio kepada JatimTIMES.

Dalam operasionalnya, setiap titik terdapat 15 hingga 20 personel gabungan siap diterjunkan kapan saja. Sementara itu, total kekuatan personel yang dilibatkan dalam Operasi Ketupat Semeru 2026 di wilayah Polresta Malang Kota mencapai sekitar 600 personel gabungan.

Menurut Rio, pendekatan yang dilakukan bukan sekadar mengurai kemacetan yang sudah terjadi, melainkan lebih kepada langkah preventif agar kepadatan tidak berkembang menjadi kemacetan panjang yang sulit dikendalikan.

Baca Juga : 4 Pos Pelayanan Mudik Lebaran 2026 di Jatim, Lengkap dengan Lokasinya

“Kita tidak menunggu sampai macet total. Prinsipnya adalah mengantisipasi lebih awal. Jadi ketika sudah mulai padat, langsung kita urai supaya tidak terjadi penumpukan kendaraan yang lebih parah,” tegas Rio.

Menurutnya, fokus utama tim urai berada di titik-titik simpul kemacetan yang selama ini dikenal sebagai lokasi rawan, seperti persimpangan besar, jalur pertemuan arus kendaraan, hingga akses keluar masuk kota.

Dengan strategi tersebut, Rio berharap arus lalu lintas selama periode mudik dan balik Lebaran di Kota Malang bisa tetap terkendali. Polresta Malang Kota juga mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi arahan petugas di lapangan serta memanfaatkan informasi lalu lintas secara bijak guna menghindari titik-titik kepadatan.

“Kerja sama dari masyarakat sangat kami harapkan. Dengan begitu, kelancaran dan keselamatan selama Operasi Ketupat Semeru 2026 bisa kita wujudkan bersama,” tutup Rio.


Topik

Peristiwa Macet malang Rio Angga Prasetyo mudik lebaran



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Trenggalek Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Irsya Richa

Editor

A Yahya