Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Serba Serbi

Foto Prabowo yang Dibentangkan Penerjun di HUT ke-81 RI Tuai Kritik

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

17 - Aug - 2026, 17:41

Placeholder
Para penerjun Kopassus membentangkan gambar Presiden Prabowo Subianto di udara. (Foto: Threads)

JATIMTIMES - Atraksi terjun payung prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8/2026), menjadi sorotan. Salah satunya karena muncul bentangan bergambar Presiden Prabowo Subianto di udara.

Atraksi tersebut menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-81 RI. Para penerjun Kopassus melompat dari ketinggian belasan ribu meter sambil membawa sejumlah bendera.

Baca Juga : Pentas Seni Budaya Nusantara Warnai Rangkaian Upacara HUT ke-81 RI di Banyuwangi 

Para penerjun kemudian membentuk formasi di udara dengan membawa Sang Saka Merah Putih. Atraksi semakin meriah dengan flare berwarna yang terpasang pada bagian sepatu para penerjun.

Namun, sorotan justru tertuju pada salah satu bentangan yang menampilkan foto Presiden Prabowo. Kemunculan foto tersebut kemudian ramai dibahas di media sosial. 

Sejumlah warganet mempertanyakan alasan foto Presiden ditampilkan dalam atraksi yang menjadi bagian dari peringatan hari kemerdekaan Indonesia.

Pegiat media sosial Ferry Koto turut menyoroti hal tersebut. Dia menyebut penggunaan foto Presiden dalam atraksi penerjun pada peringatan HUT RI merupakan sesuatu yang baru dilihatnya.

"Baru pertama kali terjadi di HUT RI, penerjun membentangkan Foto Presiden," tulis Ferry Koto.

Menurutnya, selama ini atraksi penerjun dalam perayaan HUT RI lebih identik dengan Bendera Merah Putih maupun simbol peringatan kemerdekaan.

"Biasanya Penerjun membawa Bendera Merah Putih, dan Simbol HUT RI," lanjutnya.

Ferry kemudian menyampaikan kritik terhadap penggunaan foto tersebut. "Memang Presiden kita ini, pak Prabowo, amat suka dgn kemegahan diri," tulisnya.

Sorotan serupa datang dari sejumlah pengguna media sosial lainnya. Salah satu akun menilai atraksi tersebut tidak tepat karena momentum 17 Agustus seharusnya lebih menonjolkan simbol kemerdekaan.

"Udah gue bilang, bakalan ada CEREMONIAL TO***. Latihan selama 1 minggu BIKIN LANGIT JAKARTA ABU-ABU DAN BRISIK BANGET. Cuma buat nerbangin foto POKEMON GEMBROT gini," tulis akun @sharas*****.

Akun tersebut juga menyinggung sejumlah persoalan yang menurutnya masih dihadapi pemerintah.

"Oalah padahal 
1. Hari ini bukan tentang elu 
2. Kinerjamu bosok.
3. Baru ada kabar duka dari NTT, dan pengurusan bencana Sumatra juga belum tuntas.
4. PR lu masih banyak, jangan manjat dulu. Narsistik bener wis tuwek." lanjutnya. 

Komentar lainnya bahkan menggunakan istilah psikologis untuk menyindir penggunaan foto Presiden tersebut.

"Speechless. He is the real NPD final boss! What! the skydivers carry photos of himself? Is he a symbol of independence? Trust me! he is a megalomaniac, self-centered, and narcissistic. GWS Indonesia! Segera pulih Indonesia," tulis @arfzul****.

Baca Juga : Api Bromo Terkendali Usai Hampir 2 Pekan Dilanda Kebakaran, Kini Proses Pendinginan 

Sementara akun @drg. Yurika mengaku kaget melihat banner bergambar wajah Presiden dibawa penerjun dalam perayaan HUT RI.

"Dirgahayu Indonesiaku. Lekas sembuh dan kembali jaya. Sebesar itu bannernya di langit Jakarta. Seumur² hidup baru pertama kali melihat banner muka Presiden diterbangin saat HUT RI. Sedikit kaget ," tulisnya.

Ada pula warganet yang mempertanyakan apakah penggunaan foto Prabowo tersebut memang menjadi bagian dari konsep resmi atraksi atau merupakan keputusan pihak yang menyiapkan pertunjukan. "Ini HUT RI, bukan ultah Prabowo," tulis salah satu akun.

Sebelumnya, atraksi terjun payung Kopassus menjadi salah satu pertunjukan yang mencuri perhatian dalam perayaan HUT ke-81 RI. Para prajurit melakukan penerjunan dari ketinggian belasan ribu meter. Mereka membawa sejumlah bendera dan membentuk formasi di udara.

Atraksi pengibaran Bendera Merah Putih melalui penerjunan tersebut juga tercatat memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Rekor itu diberikan untuk aksi Canopy Formation Side by Side dengan ukuran bendera mencapai 12 meter x 8 meter.

Selain atraksi terjun payung, rangkaian peringatan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka juga diisi dengan berbagai pertunjukan seni budaya dan atraksi udara TNI Angkatan Udara.

Upacara peringatan detik-detik Proklamasi dijadwalkan berlangsung pukul 09.00 WIB. Sebelumnya, rangkaian acara diawali dengan Kirab Pengantaran Bendera Pusaka dari kawasan Monumen Nasional (Monas) menuju Istana Merdeka.

Sementara upacara penurunan Bendera Sang Merah Putih dijadwalkan berlangsung pukul 16.00 WIB. Setelah prosesi selesai, Bendera Pusaka akan dikembalikan ke Monas.

Dalam peringatan HUT ke-81 RI tahun ini, Istana mengundang hampir 10.000 tamu. Mereka berasal dari berbagai kalangan, mulai pejabat negara, mantan presiden dan wakil presiden, menteri, pimpinan lembaga negara hingga masyarakat umum.

Untuk memeriahkan perayaan, Istana juga menyiapkan berbagai hiburan, termasuk pertunjukan seni budaya dan atraksi udara TNI AU. Sebanyak 81 pesawat TNI AU dijadwalkan ambil bagian dalam atraksi udara tersebut. Dua di antaranya merupakan jet tempur Rafale.


Topik

Serba Serbi Presiden Prabowo HUT Kemerdekaan RI HUT Ke 81 RI Penerjun Payung HUT ke-81 RI



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Trenggalek Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Sri Kurnia Mahiruni